Social Items

Walaupun sudah dibekali spesifikasi kelas atas, namun tetap saja ada pengguna yang belum puas dengan keadaan ponsel yang belum di Root, atau lainnya. Tetapi untuk melakukannya, pengguna harus melakukan Unlock Bootloader terlebih dahulu, maka dari itu kami membuat artikel 2 Cara UBL Xiaomi Redmi K20 dan K20 Pro. Dan cara ini pasti berhasil 100%, karena sudah di uji oleh kami.

Kalau sudah melakukan Unlock Bootloader, kamu dapat dengan mudah memodifikasi Android kamu, contohnya melakukan Root, Pasang TWRP, mengganti ROM, atau lainnya dengan leluasa. Sebelum melakukan UBL ada baiknya jika kamu membaca dulu kelebihan dan kekurangan unlock bootloader.

2 Cara UBL Xiaomi Redmi K20 Pro



Xiaomi Redmi K20 Pro adalah produk terbaru dari sub-brand xiaomi yaitu redmi yang telah dirilis pada bulan juni 2019, dan banyak orang yang mengatakan kalau produk ini merupakan “Flagship Killer”. Mungkin yang membuat orang menyebut seperti itu bisa mengacu pada spesifikasi kelas atas dari ponsel terbaru tersebut.

Dari segi dapur pacu, Redmi K20 Pro dilengkapi dengan Chipset Qualcomm SDM855 Snapdragon 855 dan ponsel ini merupakan redmi pertama yang menggunakan Chipset ini. Untuk layar dilengkapi dengan layar Super Amoled 6.39 inci, Rasio 19.5:9 dan Full HD+. Kapasitas RAM dan Memory internal ada beberapa variasi, mulai dari 6/64 GB, 6/8/128 GB, dan 8/256 GB. Sementara kapasitas baterainya 4000 mAh dan sudah mendukung Quick Charge.

Tidak lupa juga untuk kamera belakang ada tiga yaitu 48 MP (Wide), 8 MP (Telephoto) dan 13 MP (UltraWide). Sedangkan kamera depan dibekali kamera pop up 20 MP. Untuk OS sudah menggunakan Android 9.0 Pie dibalut dengan MIUI 10.

Kenapa Bootloader harus dibuka?


Bootloader adalah serangkaian kode sistem operasi. Ketika kamu membuka kunci bootloader pada perangkat apapun, maka kamu dapat dengan mudah melakukan berbagai hal yang mengharuskan kamu membuka bootloader. Melakukan UBL adalah langkah awal kamu untuk dapat menginstall Custom Recovery TWRP, dan me-rooting Android.

Keuntungan Unlock Bootloader


Pertama, kamu bisa menginstall Custom Recovery seperti CWM atau TWRP.
Kedua, kamu bisa me-rooting ponsel dan menginstall Custom ROM sesuka hati.

Kerugian Unlock Bootloader


Sebenarnya, satu-satunya kelemahan dari UBL adalah garansi HP kamu akan hilang atau tidak berlaku lagi. Tetapi, jika kamu mau melakukan Root, mau tidak mau kamu harus UBL, karena tanpa Unlock Bootloader kamu tidak bisa memodifikasi sistem Android.

Bagaimana Cara Membuka Bootloader Redmi K20 Pro


Kita kembali ke topik, untuk membuka Bootloader disini kami berikan 2 metode berbeda, satu menggunakan Mi Unlock Tool (Resmi), yang kedua menggunakan ADB and Fastboot. Kami lebih merekomendasikan mengikuti cara pertama, karena cara kedua lebih beresiko.

Metode 1, Menggunakan Mi Unlock Tool


  1. Aktifkan terlebih dahulu USB Debugging dan OEM Unlocking, caranya pergi ke Settings > About Phone > tap beberapa kali pada Build Number, kemudian pergi ke Developers Option > kemudian Aktifkan USB Debugging dan OEM Unlocking. Pada saat aktifkan OEM akan ada beberapa ketentuan yang harus kamu setujui.

    USB Debugging dan OEM Unlocking
  2. Setelah selesai, buka situs Mi Unlock, kemudian tekan “Unlock Now”.
  3. Sekarang isi semua informasi (Tulis jawaban yang logis pada kolom “Why you want to unlock your device”, jika jawaban ngawur, dijamin kamu akan ditolak).
  4. Masukkan kode keamanan yang kamu terima ke situs tersebut, untuk membuktikan bahwa kamu memang pemilik asli perangkat Android kamu.
  5. Tekan tombol submit dan tunggu pesan teks atau notifikasi pada akun Mi kamu. perkiraan approve 3-4 hari.
  6. Setelah di approve, mari kita lanjut ke langkah selanjutnya.

Langkah UBL dengan Mi Unlock Tool


  1. Buka situs Unlock Mi Device dan download software Mi Unlock Tool, kemudian instal pada perangkat komputer kamu.
  2. Matikan perangkat kamu. Kemudian tekan dan tahan tombol Power + Volume bawah beberapa detik, dan ponsel kamu pun akan masik ke Fastboot Mode.
  3. Sekarang sambungkan perangkat kamu ke komputer menggunakan kabel USB.
  4. Buka Mi Unlock Tool pada komputer. Masuk menggunakan Akun Mi yang sama dan tekan tombol mulai, untuk proses UBL. Prosesnya kurang lebih 10 detik.

    Mi Unlock Tool Software
  5. Sekarang Bootloader pada ponsel kamu telah terbuka.

Metode 2, menggunakan ADB and Fastboot


Kami sarankan jangan gunakan metode ke dua ini pada ponsel xiaomi lain, karena kami belum mencobanya.

  1. Pasang ADB and Fastboot di komputer kamu.
  2. Lakukan Full Backup data Android. Dan lakukan langkah ini secara perlahan dan hati-hati dan usahakan baterai lebih dari 65% agar ponsel kamu tidak mengalami brick (Ingat!, Androbudak.com tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang mungkin bisa terjadi pada perangkat kamu).
  3. Pasang USB Driver Xiaomi.
  4. Matikan perangkat dan masuk ke mode fastboot dengan cara tekan tombol Power + Volume Bawah secara bersamaan. Kemudian buka Mi Flash Tool dan kamu akan melihat ada mobile connection kamu.
  5. Jangan ditutup dulu tab Mi Flash Tool. Sekarang buka Command Prompt pada folder platform-tools (Folder platform-tools akan muncul apabila kamu mengikuti langkah install ADB and Fastboot di komputer) dengan cara tahan tombol Shift dan klik kanan pada sembarang tempat, kemudian pilih “Open command window here”.

    Command Prompt Platform Tools
  6. Ketik perintah berikut ini secara berurutan:
    fastboot devices

    fastboot oem unlock

    fastboot reboot
  7. Setelah Android Reboot, silahkan cabut ponsel kamu dari PC.

Sekarang smartphone Xiaomi Redmi K20 Pro kamu sudah di Unlock Bootloader-nya.

2 Cara UBL Xiaomi Redmi K20 dan K20 Pro

Walaupun sudah dibekali spesifikasi kelas atas, namun tetap saja ada pengguna yang belum puas dengan keadaan ponsel yang belum di Root, atau lainnya. Tetapi untuk melakukannya, pengguna harus melakukan Unlock Bootloader terlebih dahulu, maka dari itu kami membuat artikel 2 Cara UBL Xiaomi Redmi K20 dan K20 Pro. Dan cara ini pasti berhasil 100%, karena sudah di uji oleh kami.

Kalau sudah melakukan Unlock Bootloader, kamu dapat dengan mudah memodifikasi Android kamu, contohnya melakukan Root, Pasang TWRP, mengganti ROM, atau lainnya dengan leluasa. Sebelum melakukan UBL ada baiknya jika kamu membaca dulu kelebihan dan kekurangan unlock bootloader.

2 Cara UBL Xiaomi Redmi K20 Pro



Xiaomi Redmi K20 Pro adalah produk terbaru dari sub-brand xiaomi yaitu redmi yang telah dirilis pada bulan juni 2019, dan banyak orang yang mengatakan kalau produk ini merupakan “Flagship Killer”. Mungkin yang membuat orang menyebut seperti itu bisa mengacu pada spesifikasi kelas atas dari ponsel terbaru tersebut.

Dari segi dapur pacu, Redmi K20 Pro dilengkapi dengan Chipset Qualcomm SDM855 Snapdragon 855 dan ponsel ini merupakan redmi pertama yang menggunakan Chipset ini. Untuk layar dilengkapi dengan layar Super Amoled 6.39 inci, Rasio 19.5:9 dan Full HD+. Kapasitas RAM dan Memory internal ada beberapa variasi, mulai dari 6/64 GB, 6/8/128 GB, dan 8/256 GB. Sementara kapasitas baterainya 4000 mAh dan sudah mendukung Quick Charge.

Tidak lupa juga untuk kamera belakang ada tiga yaitu 48 MP (Wide), 8 MP (Telephoto) dan 13 MP (UltraWide). Sedangkan kamera depan dibekali kamera pop up 20 MP. Untuk OS sudah menggunakan Android 9.0 Pie dibalut dengan MIUI 10.

Kenapa Bootloader harus dibuka?


Bootloader adalah serangkaian kode sistem operasi. Ketika kamu membuka kunci bootloader pada perangkat apapun, maka kamu dapat dengan mudah melakukan berbagai hal yang mengharuskan kamu membuka bootloader. Melakukan UBL adalah langkah awal kamu untuk dapat menginstall Custom Recovery TWRP, dan me-rooting Android.

Keuntungan Unlock Bootloader


Pertama, kamu bisa menginstall Custom Recovery seperti CWM atau TWRP.
Kedua, kamu bisa me-rooting ponsel dan menginstall Custom ROM sesuka hati.

Kerugian Unlock Bootloader


Sebenarnya, satu-satunya kelemahan dari UBL adalah garansi HP kamu akan hilang atau tidak berlaku lagi. Tetapi, jika kamu mau melakukan Root, mau tidak mau kamu harus UBL, karena tanpa Unlock Bootloader kamu tidak bisa memodifikasi sistem Android.

Bagaimana Cara Membuka Bootloader Redmi K20 Pro


Kita kembali ke topik, untuk membuka Bootloader disini kami berikan 2 metode berbeda, satu menggunakan Mi Unlock Tool (Resmi), yang kedua menggunakan ADB and Fastboot. Kami lebih merekomendasikan mengikuti cara pertama, karena cara kedua lebih beresiko.

Metode 1, Menggunakan Mi Unlock Tool


  1. Aktifkan terlebih dahulu USB Debugging dan OEM Unlocking, caranya pergi ke Settings > About Phone > tap beberapa kali pada Build Number, kemudian pergi ke Developers Option > kemudian Aktifkan USB Debugging dan OEM Unlocking. Pada saat aktifkan OEM akan ada beberapa ketentuan yang harus kamu setujui.

    USB Debugging dan OEM Unlocking
  2. Setelah selesai, buka situs Mi Unlock, kemudian tekan “Unlock Now”.
  3. Sekarang isi semua informasi (Tulis jawaban yang logis pada kolom “Why you want to unlock your device”, jika jawaban ngawur, dijamin kamu akan ditolak).
  4. Masukkan kode keamanan yang kamu terima ke situs tersebut, untuk membuktikan bahwa kamu memang pemilik asli perangkat Android kamu.
  5. Tekan tombol submit dan tunggu pesan teks atau notifikasi pada akun Mi kamu. perkiraan approve 3-4 hari.
  6. Setelah di approve, mari kita lanjut ke langkah selanjutnya.

Langkah UBL dengan Mi Unlock Tool


  1. Buka situs Unlock Mi Device dan download software Mi Unlock Tool, kemudian instal pada perangkat komputer kamu.
  2. Matikan perangkat kamu. Kemudian tekan dan tahan tombol Power + Volume bawah beberapa detik, dan ponsel kamu pun akan masik ke Fastboot Mode.
  3. Sekarang sambungkan perangkat kamu ke komputer menggunakan kabel USB.
  4. Buka Mi Unlock Tool pada komputer. Masuk menggunakan Akun Mi yang sama dan tekan tombol mulai, untuk proses UBL. Prosesnya kurang lebih 10 detik.

    Mi Unlock Tool Software
  5. Sekarang Bootloader pada ponsel kamu telah terbuka.

Metode 2, menggunakan ADB and Fastboot


Kami sarankan jangan gunakan metode ke dua ini pada ponsel xiaomi lain, karena kami belum mencobanya.

  1. Pasang ADB and Fastboot di komputer kamu.
  2. Lakukan Full Backup data Android. Dan lakukan langkah ini secara perlahan dan hati-hati dan usahakan baterai lebih dari 65% agar ponsel kamu tidak mengalami brick (Ingat!, Androbudak.com tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang mungkin bisa terjadi pada perangkat kamu).
  3. Pasang USB Driver Xiaomi.
  4. Matikan perangkat dan masuk ke mode fastboot dengan cara tekan tombol Power + Volume Bawah secara bersamaan. Kemudian buka Mi Flash Tool dan kamu akan melihat ada mobile connection kamu.
  5. Jangan ditutup dulu tab Mi Flash Tool. Sekarang buka Command Prompt pada folder platform-tools (Folder platform-tools akan muncul apabila kamu mengikuti langkah install ADB and Fastboot di komputer) dengan cara tahan tombol Shift dan klik kanan pada sembarang tempat, kemudian pilih “Open command window here”.

    Command Prompt Platform Tools
  6. Ketik perintah berikut ini secara berurutan:
    fastboot devices

    fastboot oem unlock

    fastboot reboot
  7. Setelah Android Reboot, silahkan cabut ponsel kamu dari PC.

Sekarang smartphone Xiaomi Redmi K20 Pro kamu sudah di Unlock Bootloader-nya.

Subscribe Our Newsletter